Skip ke Konten

Capaian Pengiriman SATUSEHAT Tertinggi di Kabupaten Bandung

RS Umum · Jawa Barat

Berada di posisi teratas dashboard monitoring onboarding SATUSEHAT Kemenkes untuk wilayahnya, dengan selisih lebih dari sepuluh poin dari rumah sakit di bawahnya. Capaian itu bertahan karena pengiriman data dijaga harian, bukan dikejar menjelang evaluasi.

Ringkasan capaian SATUSEHAT customer SIMRS MediCare: RS Oetomo 91,67% tertinggi di Kabupaten Bandung, RS As Syifa Sukabumi 91,58% tertinggi di Kota Sukabumi, RS Dewi Sri 87,20% peringkat tiga di Karawang
91,67% Capaian pengiriman SATUSEHAT
1 Peringkat di Kabupaten Bandung
+10,2 Poin di atas peringkat berikutnya

Sumber angka: Monitoring & evaluasi onboarding SATUSEHAT, Kemenkes RI (dashboard.kemkes.go.id)

Yang diukur SATUSEHAT bukan sekali berhasil kirim

Dashboard monitoring onboarding SATUSEHAT Kemenkes tidak menilai apakah sebuah rumah sakit pernah berhasil mengirim data, melainkan berapa besar bagian data yang benar-benar terkirim dari yang seharusnya. Angka itu turun setiap kali ada resep yang tidak terpetakan, diagnosis yang tidak berkode, atau layanan yang tercatat di luar sistem — dan turunnya tidak terlihat sampai laporan bulanan terbit.

Karena itu capaian tinggi bukan hasil satu kali pengaturan. Ia hasil dari data yang benar sejak dituliskan di titik pelayanan.

Yang dikerjakan

  • Pemetaan terminologi di hulu. Kode diagnosis, tindakan, obat, dan laboratorium dipetakan ke standar nasional pada master data, bukan diterjemahkan saat pengiriman. Data yang salah di hulu tidak bisa diperbaiki di hilir.
  • Validasi di titik input. Field yang wajib bagi SATUSEHAT dijadikan wajib pada form pelayanan, sehingga kekurangan data ketahuan oleh petugas yang masih ingat kasusnya, bukan oleh tim IT sebulan kemudian.
  • Pemantauan harian pasca go-live. Tingkat keberhasilan kirim dibaca setiap hari. Kegagalan diperlakukan sebagai antrean kerja yang harus habis, bukan sebagai catatan log.
  • Penelusuran balik atas setiap kegagalan. Setiap kiriman yang ditolak ditelusuri sampai ke penyebabnya di proses pelayanan, supaya kasus yang sama tidak berulang.

Hasilnya

Pada snapshot dashboard yang dipantau, RS Oetomo berada di urutan pertama Kabupaten Bandung dengan capaian 91,67%. Rumah sakit di urutan kedua tercatat 81,44% — selisih lebih dari sepuluh poin, pada wilayah dan periode pengukuran yang sama.

Pola yang sama muncul di wilayah lain. Di Kota Sukabumi, RS Umum As Syifa Sukabumi tercatat sebagai capaian tertinggi dengan 91,58%. Di Karawang, RS Umum Dewi Sri berada di peringkat tiga dengan 87,20%. Ketiganya berjalan di atas SIMRS MediCare.

Yang bisa dibawa rumah sakit lain

Capaian SATUSEHAT lebih ditentukan oleh disiplin pencatatan harian daripada oleh pekerjaan integrasi itu sendiri. Rumah sakit yang menempatkan kelengkapan data sebagai bagian dari alur pelayanan — bukan sebagai pekerjaan tambahan tim IT — adalah yang capaiannya bertahan setelah bulan pertama.

Kembali ke semua studi kasus

Ingin Hasil yang Sama untuk Rumah Sakit Anda?

Diskusikan kondisi dan target Anda bersama tim healthcare ASTECH.

Jadwalkan Assessment WhatsApp Tim ASTECH